PERSIJA

Umum

"Confession of a bad boy - 3"

"Alarm handphone saya menyalak dengan lantangnya pagi itu, sayapun terbangun dan dengan seketika mematikannya. Jam menunjukan pukul 8:15 pagi hari waktu Muskat, atau 12:15 waktu Jakarta, dan Ponaryo pun masih nampak tertidur di ranjangnya. Tidak ada jadwal berlatih pagi ini, itu sebabnya semalam pemain boleh tidur sedikit lewat dari biasanya. Jadwal pagi ini adalah sarapan pagi pukul 9, dan seperti biasa kamipun harus memulainya bersama-sama".

read more

Umum

"Confession of a bad boy - 2"

Keesokan harinya saat latihan pagi selesai, sebelum berdoa. Om Benny sempat mengingatkan kepada seluruh pemain, agar menjaga jam istrirahat dengan baik. “Jangan mentang-mentang internet gratis, kalian main laptop sampai jam 1 pagi, kalau para pelatih ngga apa-apa, karena kami khan ngga main bola” tegas beliau kepada kami saat itu…

read more

Umum

"Confession of a bad boy - 1"

"Cerita ini, berawal dari sebuah kejenuhan dua umat manusia, yang terkontaminasi dengan kejahilan dan sedikit kejeniusan. Terkadang, saat kita merasa jenuh dengan situasi atau keadaan yang menyelimuti keseharian kita, maka mencari sesuatu yang menyejukan atau menyenangkan adalah hal yang kita butuhkan. Walau terkadang hal tersebut, membuat orang lain harus merasa keki atau malah teraniaya. Akan tetapi pada akhirnya hal tersebut mampu membuat kita semua tertawa bersama, dan lebih menghangatkan suasana yang ada"

read more

Tim Nasional

Bola itu berada di tangan kita

Kegagalan Tim Nasional Indonesia untuk lolos ke Piala Asia Qatar tahun depan jelas menyisakan duka yang mendalam bagi seluruh masyarakat sepakbola Indonesia. Ini adalah kegagalan pertama kita setelah dalam 4 edisi penyelenggaraan Piala Asia sebelumnya, kita selalu mampu berpartisipasi. Sejarah yang kurang bagus telah tercipta, mengingat di 4 edisi sebelumnya, menurut saya kita tidak hanya berpartisipasi akan tetapi kita juga mampu berbicara di kancah persaingan kompetisi tertinggi antar negara di benua Asia tersebut…

read more

Tim Nasional

"Serdadu dan Narapidana"

“Aku memang tidak nampak seperti serdadu ataupun narapidana, akan tetapi pada kenyatannya aku adalah keduanya”.

“Emmeline Pankhurst”

read more