UJUNG tombak lahir saat cakrawala berwarna jingga.
Gema tangisnya membahana, mengetuk-ngetuk pintu swastamita. Jiwa dan raganya lebur bersama gelap nan gulita. Diperam malam penuh bintang, agar sakti mandraguna. Esok pagi, ia sudah harus naik tahta dan melapaskan anak panahnya.
Sayang, banyak yang pulang tinggal nama…
Jakarta, 2026.